Author Archives: admindesa

Sosialisasi Mutasi Perangkat Desa Kedungjati

Category : PEMERINTAHAN

Kedungjati – 02/10/2019 Sosialisasi mutasi perangkat desa kedungjati di pimpin langsung oleh camat Bukateja Drs.Harsono di dampingi Kepala Desa Suwondo,S.Pd. beserta perangkatnya dan tamu undungan seluru lembaga desa yang di laksanakan di Aula Balai Desa Kedungjati

pengisian Sekdes ini diprioritaskan kepada perangkat-perangkat desa yang ada, dengan asumsi sudah mengerti terkait masalah pemerintahan desa. Selain itu juga menurut Camat, untuk memberi kesempatan kepada perangkat desa yang selama ini telah mengabdi kepada desa untuk nantinya menduduki sebagai Sekdes.

mekanisme yang ada telah ditentukan dalam Perda Kabupaten Purbalingga Nomor 3 tahun 2018 tentang Perubahan Atas Perda Kabupaten Purbalingga Nomor 3 tahun 2016 tentang Tata Cara Pencalonan, Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa. Selain itu juga Peraturan Bupati Nomor 27 Tahun 2018 tentang Pedoman Pengisian Perangkat Desa di Kabupaten Purbalingga.

Penjaringan dan penyaringan perangkat desa harus melalui beberapa tahapan, mulai dari pembentukan panitia, panjaringan, penyaringan dan pengangkatan.


Pelatihan Pemulasaraan Jenazah

Category : Acara

Kedungjati – 26/9/2019.Kegiatan peningkatan kapasitas masyarakat pelatihan pemulasaraan jenazah Desa Kedungjati tahun 2019 dilaksanakan di aula balai desa Kedungjati.

Kegiatan pelatihan pemulasaran jenazah tersebut dipandu oleh penghulu KUA Kec.Bukateja Untung Supriyono dan dihadiri kader masing – masing perwakilan RT se Desa Kedungjati sejumlah 72 orang.

kegiatan ini dimaksudkan untuk” peningkatan kapasitas kader SDM per Rt di Desa Kedungjati tentang perawatan pemulasaran jenazah sehingga bila mana ada orang meninggal dunia tidak perlu menunggu dari pemerintah desa dan langsung ditangani oleh kader pemulasaran jenazah” ucap kepala Desa Suwondo, S.Pd. Setiap RT memiliki kader 1 orang laki – laki dan 1 orang perempuan untuk perawatan jenazah.

Pelaksanaan kegiatan pemulasaran jenazah ini merupakan tindak lanjut atas masukan dari masyarakat pada saat pelaksanaan Musdus karena banyak dari warga yang menginginkan pelaksanaan pelatihan pemulasaran jenazah dan pemerintah desa pun menindak lanjuti masukan tersebut.

sampai akhir acara kegiatan peningkatan kapasitas pelatihan pemulasaran jenazah berjalan lancara dan seluruh kader mengikuti acara dengan antusias.


Bantuan Pendidikan Jambore Ranting SD/MI Desa Kedungjati

Category : PENDIDIKAN

Pada tanggal 25 – 27 September 2019 diadakan kegiatan pramuka JAMRAN(Jambore Ranting) tingkat kecamatan Bukateja di lapangan Serut Desa Bukateja,Kec.Bukateja,Kab.Purbalingga.

Dari Desa Kedungjati ada 4 sekolah dasar yang mengikuti kegiatan Jambore Ranting yaitu SD 1 Kedungjati,SD 2 Kedungjati,MI Muhamadiyah,dan MI Darul Abror

Kepala Desa Suwondo S. Pd. Beserta perangkatnya sambangi peserta Jambore ranting tingkat kecamatan Bukateja dari 4 sekolah di Desa Kedungjati tidak hanya berkunjung Pemerintah Desa Kedungjati juga memberikan bantuan pendidikan ke masing – masing sekolah yang mengikuti jamran tersebut.

Kegiatan Jambore Ranting tingkat kecamatan Bukateja merupakan kegiatan yang dilaksanakan setiap 3 tahun sekali dan kali ini dilaksanakan di tahun 2019.


Pembagian bantuan Lansia dari KEMENSOS oleh Bupati Purbalingga

Category : Acara

Kedungjati – 26/9/2019.Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi SE.B.,Econ.MM menyerahkan langsung Bantuan bertujuan bagi lanjut usia dari Kementrian Sosial Republik Indonesia kepada 49 warga lanjut usia (lansia). Penyerahan dilakukan secara simbolis di tiga titik, yakni Desa Krangean Kecamatan Kertanegara, Desa Kedungjati Kecamatan Bukateja dan desa Jatisaba Kecamatan Purbalingga, Kamis siang (26/9). Bupati Dyah Hayuning Pratiwi selain menyerahkan bantuan dari Kemensos RI juga menyerahkan bantuan  dari puskesmas setempat, berupa makanan tambahan (PMT) bagi para ibu hamil, dan ibu menyusui serta balita. Penyerahan bantuan didampingi Kepala Dinas Sosial Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (Dinsosdalduk KB PP) Raditya Widayaka, Kabag Kesra Setda Eny Sosiatman dan Kabag Humas Protokol Prayitno.

Dalam sambutannya Bupati Tiwi mengatakan, bantuan ini berasal dari Kementrian Sosial Republik Indonesia dimana setiap warga lanjut usia (lansia) mendapatkan bantuan Rp. 2,4 juta dalam satu tahun. sebenarnya Pemkab Purbalingga juga memiliki program yang merupakan bentuk perhatian pemerintah kabupaten terhadap para lansia. Program Pemerintah Kabupaten Purbalingga yang ditujukan kepada para lansia berupa program Rantang Berkah.

“Program Rantang Berkah merupakan bantuan stimulan berupa makanan siap santap dan siap saji sehari dua kali bagi masyarakat yang lanjut usia di atas 60 tahun, hidup sebatang kara, yang mengandalkan pemberian dari tetangga, dari saudara. Tahun 2019 ini, pemkab baru meluncurkan program Rantang Berkah di 7 kecamatan yang diberikan bagi 305 lansia. Ketujuh kecamatan yang sudah menjalankan Rantang Berkah adalah Kecamatan Kutasari, Bojongsari, Mrebet, Rembang, Kaligondang, Bukateja dan Kecamatan Kemangkon,” tutur Tiwi .

Harapannya para lansia ini  akan tercukupi gizinya, sehingga walaupun tua tetapi tetap sehat sehingga akan berkontribusi terhadap harapan hidup masyarakat Purbalingga. Tingginya harapan hidup ini akan berimbas pada naiknya angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Purbalingga.

Tiwi berpesan agar bantuan yang diserahkan dapat bermanfaat bagi para lansia yang menerima, termasuk bantuan makanan tambahan (PMT) dari puskesmas yang diperuntukan bagi ibu hamil dan balita.

Tiwi berpesan kepada ibu hamil dan menyusui agar cakupan ASI ekslusif dimaksimalkan. yakni dengan memberikan Air Susu Ibu (ASI) bagi balita yang masih berusia kurang dari dua tahun. Pasalnya ASI memiliki manfaat yang banyak, tidak saja bagi kesehatan balita, namun juga bagi pertumbuhan anak nantinya. Survei membuktikan anak-anak balita yang mendapatkan ASI dari ibunya, kondisi badannya lebih bagus dibandingkan anak-anak yang asupannya berupa susu formula. ASI eklusif akan membentuk generasi yang gemilang.

Disela-sela acara penyerahan bantuan, Kepala Dinsosdalduk KB PP Raditya Widayaka menjelaskan, bantuan bagi lansia untuk Kabupaten Purbalingga yang berasal dari Kementrian Sosial RI senilai Rp. 117 juta. Bantuan ini diberikan bagi 49 warga lanjut usia yang diterimakan secara bertahap. Hari ini merupakan penyerahan tahap pertama dengan nilai bantuan Rp. 1.200.000. Pada tahap kedua dan ketiga besaran bantuan yang diterima para lansia masing-masing sebesar Rp. 600.000. sehingga jumlah bantuan yang diterima para lansia selama satu tahun senilai Rp. 2.400.000,- (u_humpro)


Rembuk Stunting Desa Kedungjati

Category : KESEHATAN

Kedungjati – diadakan acara Rembuk Stunting dalam rangka konvergensi pencegahan stunting dari Puskesmas Bukateja dan Kecamatan Bukateja.diacar tersebut dihadiri langsung camat Bukateja Drs.Harsono dengan didampingi kepala desa Suwondo S, .Pd. dihadiri pula TPID kecamatan dan perwakilan anggota posyandu Desa Kedungjati yang di aksanakan di Aula Balai Desa Kedungjati.

dalam acara rembuk satunting ini dibahas tentang mengenai penanganan stunting.apa itu stunting
stunting adalah suatu kondisi yang ditandai ketika panjang atau tinggi badan anak kurang jika dibandingkan dengan umur. Atau mudahnya, stunting adalah kondisi di mana anak mengalami gangguan pertumbuhan sehingga menyebabkan tubuhnya lebih pendek ketimbang teman-teman seusianya.

Dari beberapa usulan dalam rembug stunting antara lain Penyuluhan stunting bagi orang tua anak stunting, Penyuluhan pendeteksian dini flek anak-anak, Penambahan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Posyandu.

Status Gizi, Kesehatan Ibu dan Anak merupakan penentu Kualitas Sumber Daya Manusia. Status Gizi dan Kesehatan Ibu pada masa Pra Hamil, saat kehamilannya dan saat menyusui merupakan periode yang kritis atau yang kita kenal 1000 (seribu Hari) pertama kehidupan. Walaupun remaja putri secara eksplisit tidak disebutkan dalam 1000 HPK, namun status Gizi remaja putri atau pranikah memiliki kontribusi besar pada kesehatan dan keselamatan kehamilan serta kelahiran, apabila remaja putri menjadi Ibu. Periode 1000 hari pertama kehidupan ini merupakan periode yang sensitif karena akibat yang ditimbulkan terhadap bayi pada masa ini akan bersifat permanen. Dampak buruk yang dapat ditimbulkan oleh masalah gizi pada periode tersebut dalam jangka pendek adalah Terganggunya Perkembangan Otak, Kecerdasan, Gangguan Pertumbuhan Fisik, dan Gangguan Metabolisme dalam tubuh. Sedangkan dalam jangka Panjang akibat buruk yang dapat ditimbulkan adalah terjadinya Stunting, Menurunnya Kemampuan Kognitif dan Prestasi Belajar, Menurunnya Kekebalan Tubuh sehingga mudah sakit dan Resiko tinggi untuk munculnya penyakit Diabetes, Obesitas, Jantung, Kanker, Stroke dan Disabilitas pada Usia Tua, serta Kualitas kerja yang tidak Kompetitif yang berakibat pada rendahnya Produktivitas Ekonomi. Masalah Gizi merupakan masalah yang kompleks, tidak semata mata karena kurangnya asupan makanan. Banyak faktor yang menjadi penyebab masalah Gizi,baik langsung maupun tidak langsung.

Masalah Gizi secara langsung dipengaruhi oleh faktor Konsumsi Makanan dan Penyakit lnfeksi, keduanya merupakan faktor yang saling mempengaruhi. Sedangkan penyebab tidak langsungnya adalah Ketersediaan dan Pola Konsumsi Rumah Tangga, Kesehatan Lingkungan dan Pola Asuh. Daya beli yang cukup juga belum bisa mencerminkan Kecukupan asupan Gizi anggota keluarga dalam rumah tangga tanpa pengetahuan terhadap Makanan Bergizi Seimbang. Dalam rangka percepatan Perbaikan Gizi Pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor 42 Tahun 2013 tentang Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi Yang Fokus Pada 1000 Hari Pertama Kelahiran. Data menunjukan Pravelensi Stunting 10 Tahun terakhir bahwa Stunting merupakan salah satu masalah Gizi terbesar pada Balita di Indonesia.


Pengecoran Kolam Ciblon Chageni

Category : PARIWISATA

Kedungjati – Jum’at 20 September 2019 Pemerintah Desa Kedungjati bersama Bumdes “Sejahtera” dan masyarakat Desa Kedungjati sengkuyung bareng-bareng melaksanakan pengecoran wahana wisata air kolam ciblon Chageni.

Kolam renang ciblon Chageni memasuki tahap pembangunan pengecoran kolam dengan luas kolam 373.6 m2 dengan Semen yang digunakan untuk pengecoran kolam ciblon tersebut sebanyak 49 kibik semen

Kolam renang ciblon tersebut dengan tinggi kolam 70cm nantinya diperuntukan untuk kolam renang anak-anak


Kunjungan Bupati Purbalingga ke wahana wisata air Desa Kedungjati

Category : PARIWISATA

Kedungjati – Jumat 6 September 2019.Bupati Kunjungi wahana wisata Air Desa Kedungjati .

Dalam kunjungannya, Bupati berkenan meninjau pemanfaatan sumber air yang melimpah di desa itu untuk embung dan Pamsimas. Tak hanya itu, masyarakat setempat bergerak mengembangkan wahana wisata air Chageni berupa kolam renang yang saat ini masih dalam tahap pembangunan. Pengembangan wahana ini berawal dari melimpahnya air di desa Kedungjati hingga muncul gagasan masyarakat membangun kolam renang yang nantinya akan dikelola Bumdes Kedungjati.

“Ternyata disini punya potensi yang mampu dimanfaatkan masyarakat desa Kedungjati. Untuk itu Pemkab Purbalingga di tahun 2020 akan membantu pengembangan wisata supaya pembangunan kolam renang cepat selesai. Kalau wahana wisatanya sudah jadi, hal itu bisa berdampak pada peningkatan perekonomian yang akan mensejahterakan masyarakat,” kata Bupati Dyah H Pratiwi, Jum’at (06/09).

Menurut salah seorang tokoh masyarakat Imawan Taqiudin yang juga anggota DPRD Kab Purbalingga menuturkan, dibutuhkan anggaran sekira Rp 5 miliar untuk kelanjutan pengembangan pembangunan wahana wisata. Saat ini Kedungjati miliki 2 embung, sementara yang akan dikembangkan menjadi wahana wisata salah satu embung yang berada dekat dengan lapangan desa.

“Air disini sangat melimpah, saat ini dari embung telah dimanfaatkan untuk mengairi 250 hektar lahan pertanian. Selain itu juga digunakan untuk Pamsimas dan sudah dinikmati warga Kedungjati. Pemanfaatan lainnya adalah akan dikembangkan kolam renang karena sayang kalau limpahan air ini hanya dibuang ke sungai,” tutur Imawan.

. (t/humpro2019) 


Sepak Bola Kapuk di Desa Kedungjati

Category : Olahraga

Kedungjati – Jum’at 6 September 2019.Bupati tilik Kedungjati dalam rangka acara rutin yaitu sepak bola kapuk yang di gelar oleh Pemkab Purbalingga dan kali ini pertama kali di gelar di Lapangan Desa Kedungjati, Kecamatan Bukateja.

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi SE BEcon MM beserta suami Rizal Diansyah SE dan Forkopimda Purbalingga dengan didampingi Sekretaris Daerah Wahyu Kontardi SH beserta para Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati dan sejumlah pejabat Pemkab Purbalingga hadiri pertandingan bola kapuk di lapangan Desa Kedungjati Kecamatan Bukateja

Sementara, pada pertandingan bola kapuk antara Pemkab Purbalingga FC yang diperkuat Forkopimda Purbalingga dengan tim kesebelasan Kecamatan Bukateja dengan pemain para Kepala Desa dan perangkat serta ASN Kecamatan Bukateja, berakhir dengan skor 4-2. Empat gol Pemkab Purbalingga FC diciptakan masing-masing oleh staf ahli Bupati Drs Sridadi MM pada babak pertama, disusul gol berikutnya pada babak kedua yang dicetak Dandim 0702/Purbalingga Letkol Inf Yudhi Novrizal SIP MHan, Rizal Diansyah dan Fajar. Sedangkan dua gol untuk Kecamatan Bukateja dicetak semuanya oleh Solihin, pemain dari perangkat Desa Karanggedang Kec Bukateja.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Dyah H Pratiwi beserta Forkopimda dan para pejabat Pemkab Purbalingga menyerahkan bantuan paket beras dan lele sebanyak 538 paket, PMT ibu hamil, PMT balita, bantuan alat kesehatan, santunan untuk orang dengan kecacatan berat (ODKB) dan juga bantuan sarana olahraga untuk Karangtaruna berupa seragam dan bola kaki


Pembangunan Jembatan BBGRM Dusun 3

Category : Uncategorized

Kedungjati-Pemerintah Desa bersama masyarakat Desa Kedungjati bersama – sama melakukan kegiatan BBGRM(Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat) dengan membangun sebuah jembatan di Dusun 3 Desa Kedungjati.

Jembatan tersebut merupakan akses utama masyarakat Dusun 3 ke area persawahan yang sebelumnya di bangun jembatan ini.jembatan di dusun 3 hanya sebuah jembatan bambu yang dibangun oleh swadaya masyarakat sekitar.

Dengan di bangun jembatan ini LEBAR 1,5 PANJANG


Rabat Beton Rt 03/Rw 06 Dana Desa 2019

Category : Pembangunan

Kedungjati – pembangunan Jalan rabat beton DD(Dana Desa) tahap II Dusun 3 yang lokasi pembangunan jalan berada di Rt 03/Rw 06 telah selesai dibangun 100% oleh pemerintah Desa Kedungjati bersama TPK(Tim Pelaksana Kegiatan) dan masyarakat desa Kedungjati.


Guna memperlancar akses transportasi masyarakat, Pemerintah Desa Kedungjati,Kec.Bukateja,Kab.Purbalingga, bangun jalan rabat beton sepanjang 193 meter dengan anggaran sebesar 38.660.000(tiga puluh delapan juta enam ratus enam puluh ribu rupiah) yang lokasi pembangunan berada di Dusun 3 Rt 03/Rw 06 Desa Kedungjati.


pembangunan jalan rabat beton itu untuk mempermudah akses transportasi masyarakat Desa Kedungjati Pasalnya, ketika turun hujan deras, warga kesulitan melintas lantaran jalan licin dan berlumpur.

 


KATEGORI BERITA

Photo Gallery Slideshow