Author Archives: admindesa

Pelaksanaan Posyandu Perdana Desa Kedungjati dimasa New Normal

Category : KESEHATAN

Kedungjati – Pelaksanaan Posyandu di Desa Kedungjati mulai berjalan kembali dengan sistem yang berbeda,yaitu dengan protokol kesehatan cegah covid -19 dimasa new normal dan dengan adaptasi kebiasaan baru dalam rangka untuk menekan penyebaran virus covid-19 dan masyarakat tetap berjalan produktif.

Kegiatan Posyandu di Desa Kedungjati terjeda selama lebih dari 2 bulan lamanya, dikarenakan adanya pandemi virus covid-19 yang mengharuskan kita semua dibatasi jarak fisiknya atau sosial distencing dan mengharuskan untuk diam dirumah saja kalau tidak ada kepentingan mendesak dan juga wajib kenakan masker jika bepergian

imunisasi pada anak merupakan hal penting dan tak boleh ditunda. Maka masyarakat tetap harus memberikan imunisasi kepada anak agar anak tumbuh dengan sehat.

Imunisasi tetap dilaksanakan di setiap dusun agar tidak terjadi kerumunan. Ibu dan Anak yang datang ke Posyandu juga diwajibkan memakai masker.

imunisasi pada anak merupakan hal penting dan tak boleh ditunda. Maka masyarakat tetap harus memberikan imunisasi kepada anak agar anak tumbuh dengan sehat.


Penyaluran Bansos JPS Provinsi Desa Kedungjati

Category : Sosial

Kedungjati – Bantuan sosial Jaring Pengaman Sosial (JPS) Provinsi Jawa Tengah tahap pertama berupa sembako mulai tersalurkan untuk warga desa Kedungjati pada hari Rabu,10 Juni 2020.Pembagian tersebut dilaksanakan di Aula Balai Desa Kedungjati dengan dipantau langsung oleh Camat Bukateja Drs.Harsono Kepala Desa Suwondo, S.Pd.yang didampingi oleh FORKOMPINCAM.

Bantuan dari  JPS Provinsi untuk Warga Desa Kedungjati sejumlah 93 KK.Setiap KK menerima 1 paket sembako yang akan diterimakan selama tiga bulan berturut-turut.Adapun paket sembako tersebut berupa beras 10 kg, minyak goreng kemasan 2 liter, telur 1 kg., kecap, mie instan dan lauk berupa sarden atau abon,1 paket sembako senilai Rp.200.000 (dua ratus ribu rupiah).

JPS Provinsi merupakan salah satu rangkaian dari beberapa bantuan terkait covid-19 dari lima macam bantuan yang disalurkan.

Allhamdulilah penyaluran JPS Provinsi bisa berjalan dengan lancar,Trimakasih untuk semua pihak yang membantu dan memfasilitasi penyaluran JPS Provinsi untuk kesejahteraan masyarakat Desa Kedungjati.


Warga Kedungjati WAJIB!! kenakan Masker

Category : KESEHATAN

Kedungjati – WARGA WAJIB KENAKAN MASKER Mengacu pada Perubahan Peraturan Bupati Purbalingga No. 48 Tahun 2020 Tentang Penggunaan Masker, Gelang Indentitas dan Pencegahan Penyebaran COVID-19, Per Tanggal 1 Juni 2020, warga yang beraktivitas di luar rumah, baik itu dekat maupun jauh WAJIB MEMAKAI MASKER.

Pelanggaran dengan tidak memakai masker, akan dikarantina selama 1×24 jam di tempat karantina (Gedung Korpri dan Bumi Perkemahan Munjuluhur) Begitu juga dengan warga yang mengenakan gelang identitas dan terbukti “keluyuran” juga akan dikarantina di kedua tempat tersebut sampai waktu karantinanya berakhir.

Dengan itu seluruh warga Kedungjati untuk DISIPLIN mengikuti anjuran pemerintah mengurangi penyebaran COVID-19 dengan tetap tinggal di rumah saja, Physical distance ( jaga jarak), memakai masker jika keluar rumah, hindari kerumunan jaga kesehatan dengan mencuci tangan secara rutin dengan sabun/ Hand Sanitizer, dan menerapkan PHBS Pola Hidup Bersih dan Sehat agar imunitas tubuh kita terjaga.


Penyaluran JPS Kabupaten di Desa Kedungjati

Tags :

Category : Sosial

Kedungjati – Sebanyak 200 KK Penerima bantuan Jaring Pengaman Sosial ( JPS ) Kabupaten berupa sembako senilai 200.000 sudah disalurkan untuk penerima bantuan untuk masyarakat Desa Kedungjati Pada hari Kamis,28 Mei 2020,di Aula Balai Desa Kedungjati,Kec.Bukateja.Kab.Purbalingga

nominal JPS yang disalurkan sebesar Rp 200 ribu per KK per bulan akan diterima selama 3 bulan. Bantuan disalurkan  dalam bentuk sembako terdiri dari 10 kg beras, mie instan, kecap, kerupuk udang, minyak goreng dan telur. ”Jumlah paket yang telah disiapkan melalui program JPS Kabupaten ada sebanyak 200 paket,” untuk warga desa Kedungjati.



Kepala Desa Kedungjati Suwondo, S.Pd. menyebutkan, menyusul terjadinya wabah Covid 19, pemerintah telah menyiapkan 5 jenis program bantuan. Antara lain, program BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) dari pemerintah pusat Rp 200 ribu, Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kemensos Rp 600 ribu, JPS Provinsi, BLT Dana Desa Rp 600 ribu/KK/bulan, dan JPS Kabupaten Rp 200 ribu /kk/bulan,

Dari jumlah 5 bantuan tersebut di Desa Kedungjati sudah terrealisasi 4 jenis bantuan diantaranya Bantuan Sosial Tunai (BST),Bantuan Pangan Non Tunai ( BPNT ) dari pemerintah pusat , Bantuan Langsung Tunai ( BLT- DD) dan Jaring Pengaman Sosial ( JPS) Kabupaten,



Realisasi Penyaluran BLT -Dana Desa

Category : Sosial

KEDUNGJATI – Setelah melaksanakan verifikasi  melalui MUSDESUS validasi, finalisasi dan penyepakatan Data Penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) bersumber dari Dana Desa yang tidak masuk di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)dari Kementerian Sosial RI, Pemerintah Desa Kedungjati Jum’at,(22/5) sore menyalurkan batuan tunai bagi Penerima BLT Dana Desa sebanyak 198 KK terdiri dari 4 Dusun. Setiap KK akan menerima bantuan sebesar Rp. 600.000,- setiap bulannya dalam jangka waktu 3 bulan (April, Mei ,Juni ) Tahun2020

Pada kesempatan tersebut hadir Kepala Desa Kedungjati, Suwondo, S.Pd. Pendamping Desa,Babinsa,dan Babinkamtibmas memantau langsung penyerahan bantuan BLT bersumber dari Dana Desa.

Bantuan Langsung Tunai dari Dana Desa sesuai data Verifikasi/validasi melalui Musyawarah Desa (MUSDES) BPD bersama Pemerintah desa,Tokoh Masyarakat,dan RT,RW. Prosedur penyaluran bantuan tersebut diberlakukan sistem kesehatan protokol pencegahan virus covid -19 dengan aturan setiap penerima manfaat BLT-Dana Desa datang ke balai desa dengan wajib memakai masker,sosial distancing,cek suhu badan,dan mencuci tangan.

Pada kesempatan dimaksud, Kepala Desa Kedungjati Suwondo, S.Pd. dalam pelaksanaan penyerahan Bantuan Langsung Tunai (BLT), berharap bantuan ini bisa membantu warga yang terdampak dalam situasi di tengah pandemi virus corona Covid-19, dimana warga yang tidak masuk di DTKS bisa tersentuh mendapatkan bantuan BLT melalui Dana Desa


Penyaluran Bantuan Sosial Tunai ( BST ) kepada Warga Desa Kedungjati

Tags :

Category : Sosial

Kedungjati – Sebanyak 218 KK Terima Bantuan Sosial Tunai  (BST) sebesar Rp. 600.000,- yang disalurkan langsung oleh PT. POS Kabupaten Purbalingga, Bantuan Sosial Tunai tahap 1 yang disalurkan hari ini Minggu (17/5) 2020  merupakan penyaluran pertama dari tiga kali pembayaran Bantuan Sosial Tunai BST untuk bulan Mei,Juni,dan Juli.

Bertempat di Aula Kantor Aula Balai Desa Kedungjati,Kec.Bukateja, sebanyak 218 Kepala Keluarga menerima Bantuan Sosial Tunai (BST). Per Kepala Keluarga menerima BST Sebesar Rp. 600.000,- Kreteria keluarga miskin yang menerima BST ini merupakan keluarga yang sudah masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Namun belum menerima Bantuan Jaringan Pengaman Sosial (JPS) Berupa Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Non Tunai (BPNT) dan Sembako Covid.

Persyaratan bagi warga penerima BST diwajibkan membawa KTP dan KK asli, menggunakan masker dan jaga jarak serta selalu mematuhi protap protokol kesehatan. Setelah semua persyaratan diverifikasi oleh petugas, selanjutnya penerima di persilakan antri menunggu giliran untuk pencairan BST.


MUSDESUS Untuk Validasi Data Penerima BLT – DD

Category : PEMERINTAHAN

KEDUNGJATI 13/05/2020.Pemerintah Desa Kedungjati Bersama BPD melaksanakan Musyawarah Desa Khusus MUSDESUS untuk memvalidasi data calon penerima bantuan sosial BLT – DD Bantuan Langsung Tunai yang bersumber dari Dana Desa. yang diselenggarakan di Aula Balai Desa Kedungjati

Pelaksanaan musdessus digelar dengan protokol kesehatan dalam pencegahan pandemi covid-19 seperti peserta musyawarah yang hadir diwajibkan menggunakan masker,pengaturan jarak duduk sosial distencing ,pengecekan suhu badan sebelum memasuki ruangan.

Musyawarah Desa (Musdes) adalah forum permusyawaratan tertinggi di tingkat desa. Musdes sebagai forum yang mempertemukan seluruh elemen masyarakat untuk membahas dan mengambil keputusan atas hal atau isu strategis yang terjadi di desa ini merupakan amanat dari UU nomor 6 tahun 2014 tentang Desa.

Pasal 54 ayat (1) UU Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa menyatakan Musyawarah Desa merupakan forum permusyawaratan yang diikuti oleh Badan Permusyawaratan Desa, Pemerintah Desa, dan unsur masyarakat desa untuk memusyawarahkan hal yang bersifat strategis dalam penyelenggaraan Pemerintahan desa. Hal bersifat strategis yang harus diputuskan melalui Musyawarah Desa yaitu penataan desa, perencanaan desa, kerjasama desa, rencana investasi yang masuk ke desa, pembentukan badan usaha milik Desa, penambahan dan pelepasan aset desa, serta kejadian luar biasa, maka desa akan rutin dan sering melaksanakan persidangan Musyawarah Desa.

Dalam rangka penanggulangan pandemi Covid–19 yang merupakan kejadian luar biasa ini, Musdes secara khusus atau Musdesus menjadi forum yang penting dalam memvalidasi calon penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa.

Sebelum dilaksanakannya MUSDESUS terlebih dahulu melaksanakan musdus (musyawarah dusun) disetiap wilayah dusun Desa Kedungjati.Pemerintah Desa bersama BPD (Permusyawaratan Desa) dan para Ketua RT bersama-sama mensinkronkan data dan validasi dengan tujuan tidak ada calon penerima yang ganda.

Dalam Musdesus tersebut BPD memberikan alasan dan tujuan diadakannya Musdesus tersebut dan Kepala Desa memberikan paparan tentang kondisi saat ini akibat terdampak Pandemi Covid–19

Dalam Musdesus tersebut BPD memberikan alasan dan tujuan diadakannya Musdesus tersebut dan Kepala Desa sekaligus sebagai ketua Relawan Covid–19 memberikan paparan tentang kondisi saat ini akibat terdampak Pandemi Covid–19.

Daftar penerima manfaat bansos Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT -DD) untuk masyarakat desa kedungjati mendapat bagian 198 Kepala Keluarga (KK) dan setiap wilayah RT masing-masing di Desa Kedungjati untuk dibagi 5 KK penerima manfaat.Penerima BLT Dana Desa sebesar Rp 600.000 selama 3 bulan.

Suwondo ,S.Pd. selaku Kepala Desa Kedungjati memaparkan “mengenai kriteria Calon Penerima BLT Dana Desa yaitu antara lain: Keluarga Miskin terdampak covid di pastikan warga setempat dan mempunyai KTP dan KK; Mempunyai anggota keluarga yang rentan sakit menahun; Non Kartu pra kerja dari Disnakertran; Warga yang kehilangan mata pencaharian; Keluarga miskin yang belum terdata; Keluarga miskin non PKH dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari Kemensos; dan Non penerima bantuan langsung tunai dari provinsi maupun kabupaten. 

pada akhir acara musdesus ketua BPD Syaiful Chaq secara resmi menyerahkan berita acara hasil pelaksanaan musdesus dalam rangka pencegahan dan penanganan covid-19 di Desa Kedungati,Kec.Bukateja,Kab.Purbalingga ke Kepala Desa Suwondo, S.Pd.


Bantuan Balita stunting dari pemdes Kedungjati

Category : KESEHATAN

Pemerintah Desa Kedungjati ditengah pendemi covid-19 terus melakukan kegiatan bantuan sosial yang kali ini bantuan ditujukan untuk balita stanting dan kurang gizi di Desa Keudngjati.

Kepala Desa Suwondo, S.Pd. bersama tenaga pendamping kesehatan Desa Siti Fatimah & Septi Emi Fajriyah,dan diwakili juga Kepala Dusun 4 Bu Khotimah memberikan bantuan sosial kesehatan ke keluarga kurang mampu.

Balita yang mengalami stanting atas nama Raisa Ramadani, putri dari pasangan Bpk.Slamet Hadirin dan Ibu Gunarti yang beberapa waktu lalu sempat dirawat di Rumah sakit .Keluarga tersebut juga tidak mempunyai asuransi kesehatan seperti BPJS kesehatan.

dari keterangan dokter didiagnisis anemia gravis suspec thalasemia
Thalasemia adalah salah satu jenis kelainan darah yang diturunkan atau bersifat genetik. Kondisi ini menyebabkan kerusakan pada produksi hemoglobin yang menyebabkan turunnya jumlah hemoglobin dalam tubuh. Hemoglobin adalah protein dalam sel darah yang membawa oksigen ke sel-sel di seluruh tubuh.

dan alhamdulilah balita Raisa Ramadani sudah membaik kondisi fisik dan phisikisnya


DPRD Prov JATENG Memonitoring penanggulangan covid-19

Category : PEMERINTAHAN

Selasa,21 April 2020.Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah melakukan kunjungan kerja dalam rangka memonitor penanggulangan covid-19 dan dalam menyambut bulan suci Ramadan di Desa Kedungjati.Pertemuan tersebut digelar di Aula balai desa persama Pemerintah Desa Kedungjati dengan standar protokol kesehatan sosial distancing minimal jarak duduk 1 meter.

DRS.H.Amin Maksum selaku anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah melakukan monitoring kesejumlah daerah,yang di knjungi salah satunya yaitu pemerintah desa Kedungjati.dalam monitoring DRS,H.Amin Maksum menuturkan “dalam pencegahan penyebaran dan memutus mata rantai covid-19 yang kali ini bertepatan denag datangnya bulan suci ramadan ,diharapkan kita tetap waspada,dan menjaga kesehatan dengan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah

Kunjungan kali ini ke Desa Kedungjati merupakan spesial pasalnya
DRS.H.Amin Maksum melakukan monitoring kesejumlah daerah diantaranya Kabupaten Purbalingga,Kabupaten Banjarnegara ,dan Kabupaten Kebumen.

Kepala Desa Kedungjati Suwondo ,S.Pd. mengucapkan banyak trimakasih atas monitoring dari DPRD Provinsi Jawa Tengah semoga kunjungannya di situasi seperti ini dapat bermanfaat.


Sterilisasi Wilayah Desa Kedungjati cegah COVID-19 masuk Desa

Category : KESEHATAN

Dalam upaya mengantisipasi penyebaran wabah pandemi COVID-19 atau virus corona, Gugus Tugas relawan penanggulangan covid Desa Keungjati diwakili oleh karang taruna,Lingkungan RT masyarakat Desa Kedungjati,dan pemerintah Desa Kedungjati melakukan tindakan sterilisasi wilayah desa ,yang sebagai mana disetiap perbatasan jalan desa dipasang portal jalan.

Jalan yang dipasang portal sistem buka tutup

  • POS 1: pertigaan Balai Desa Kedungjati
  • POS 2:pertigaan SMP N 1 Bukateja
  • POS 3/POSKO UTAMA: Pertigaan depan pondok pesantren Nurul Quran
  • POS 6:Jalan menuju Perumnas 1 pintu
  • POS 7 :perempatan jalan dusun kalimenur
  • POS 8 : Perbatasan jalan dusun Kembaran Desa Cipawon
  • POS 9:Jalan RT 1 RW 7

Jalan yang ditutup total

  • POS 4: pertigaan sebelah selatan Pondok pesantren Nurul Quran
  • POS 5: Pintu sebelah selatan PRUMNAS Desa Kedungjati

Pemasangan portal tersebut guna mengantisipasi dan juga melakukan pencegahan dampak virus corona dalam upaya tanggap darurat Pemerintah Kabupaten Purbalingga bersama pemerintah Desa Kedungjati.Dengan dipasang portal di setiap perbatasan jalan desa,nantinya setiap siapa saja pendatang yang akan ke Desa Kedungjati diwajibkan mencuci tangan ditempat yang sudah disediakan ,disemprot cairan disinfektan pada kendaraan,permukaan pakaian,barang bawaan dan jangan sampai mengenai area wajah/kulit.


KATEGORI BERITA

Photo Gallery Slideshow